Unpad University B'12
BEM KEMA UNPAD Kabinet PROTAGONIS

"Carilah pasangan yang dapat menjadi perhiasan dunia dan akhirat."
Adhitya Mulya dalam Sabtu Bersama Bapak (via kuntawiaji)
— 3 days ago with 212 notes
"Istri yang baik gak akan keberatan diajak melarat. Tapi, suami yang baik tidak akan tega mengajak istrinya untuk melarat."
Adhitya Mulya dalam Sabtu Bersama Bapak (via kuntawiaji)
— 1 week ago with 466 notes
"Istri yang baik gak akan keberatan diajak melarat. Tapi, suami yang baik tidak akan tega mengajak istrinya untuk melarat."
Adhitya Mulya dalam Sabtu Bersama Bapak (via kuntawiaji)
— 1 week ago with 466 notes
Dunia maya jadi nyata?

Hampir setaun rasanya kami saling berkomunikasi, orang yang belum pernah saya kenal kini hadir di hadapan saya? 

Rasanya seperti mimpi, Ya mimpi. Tapi entahlah ini mimpi indah atau mimpi yang hanya sekadar lewat saja. Ga ambil pusing, saya kenal, tau dan saya jalani ini dengan sewajarnya.

Yap sekitar pertengahan tahun lalu komunikasi itu hadir secara tiba-tiba, lewat media sosial lah saya mengenal dia. Komunikasi berlangsung bagaikan senior dan junior yang baru diperkenalkan oleh alam, rasa sopan yang selalu menghantuiku untuk membalas setiap pesan yang dia berikan. Apalagi rentan umur yang lumayan jauh, beda fakultas dan status dia sudah berubah menjadi sarjana.

Jangankan mengenal lebih jauh, bertemu pun kami jarang, sekalinya dipertemukan kepalaku hanya bisa tertunduk malu, ya bukan malu dalam artian lain, tapi malu harus bersikap apa semestinya. 

Tapi sekitar awal tahun ini, secara tidak sengaja ada seseorang temannya yang menceritakan sedikitnya tentang dia, hahaha sedikit aneh juga sih kenapa aku harus jealous.

Komunikasi kita sempat terputus selama kurang lebih sebulan lamanya, gara-gara males nanggepin. Sejujurnya aku ga kepikiran lagi sama dia.

Entah ada angin apa setiba pesan baru itu hadir kembali, tapi kali ini dia memberikan pesan lebih formal dari biasanya, lucu juga sih, tapi minimal lebih memudahkan saya untuk menjawabnya, ga panjang lebar n to the point.

Beberapa bulan dia sempat hilang dari peredaran dunia maya, ya ga masalah sih buat saya, toh nyatanya kita emang ga saling kenal.

Sekitar pertengahan tahun ini dia muncul lagi di peredaran, dan setiba dia memberi saya pesan lagi, kali ini agak sedikit kaku dari biasanya, ya mungkin faktor lama ga berkomunikasi. Tapi lambat laun mulai mencair seperti semula.

Selama bulan puasa, rasanya komunikasi kami semakin membaik, entah ini pantas disebut lahan atau ilham untuk memperbaiki diri? Ya semangat puasa itu ada ketika dia ada dan selalu memberikan saya nasehat yang disengaja maupun ga disengaja. Terlebih lagi ketika dia menjanjikan akan datang ke bandung setelah lebaran. Ya ga pikir panjang saya cuma bisa bilang “ya paling cuma sekedar wacana” tapi dia meyakinkan kehadirannya.

Oke lebaran berlalu dan masih seperti biasa, dia selalu menanyakan kapan saya pindah ke kosan baru? Sejujurnya ya kalo ga disuruh orang tua saya paling gamau harus pindah ke kosan baru itu. 

Bulan syawal pun tiba dan silih berganti hari, setiba muncul pesan baru yang berisikan dia sudah ada di bandung dan akan mampir ke rumah hanya untuk silaturohim. What?! You must know, what I feel dude! yang ada di otak saya hanya tema obrolan apa yang akan dimulai, bukan apa yang akan saya suguhkan. Coba bayangin aja, belum pernah ngobrol sebelumnya tapi sekalinya ketemu itu di rumah? bingung kan? 

Hari H pun tiba, ketika esoknya dia datang, seseorang yang saya kagumi hadir dalam mimpi saya, betapa absurd nya malam itu. oke pada akhirnya saya jamu mereka dengan wajah yang sumringah, berbanding terbalik dengan kenyataan hati saya! pembicaraan pun akhirnya mengalir seperti biasa hingga akhirnya waktu menunjukan pukul 20.30 dan mereka izin pulang yang sebelumnya mengajak saya untuk silaturohim ke rumah lainnya. Sebelum dia pamit dia sempat memberikan pulpen hi-tech yang bertuliskan namaku yang dianyam benang merah dan hitam serta gantungan kunci. Speechless sih tapi rasanya ko kaya mati rasa ya? 

Okelah malam itu berlalu hingga akhirnya keesokan harinya dia ngajak saya pergi kesuatu tempat di lembang bareng temen-temennya yang kemarin ikut main juga ke rumah, 

Diluar dugaan, yang awalnya cuma bertiga setiba mobil penuh dan isinya OMG oke skip~ untung saya ajak satu sahabat saya.

Jujur pemandangannya indah banget, ga nyesel deh dateng kesini, yang bikin nyesel ya cuma satu, Ya itu!, sebelum pulang kita sempet makan dulu sampe akhirnya nyampe rumah setengah 11. 

Besoknya dia bilang mau makan baso yang terkenal di deket rumah saya, ya tapi emang ada urusan di kampus akhirnya aku ga ikut makan deh sama mereka, sebenernya sih ituu… hehe

Semua itu terjadi emang singkat banget, lebih singkat lagi kalo dihayati, Ajzkh segala perhatiannya, nasehatnya meskipun dia orang baru dikehidupan saya, saya sangat bersyukur  dia selalu membawa hal-hal positif buat saya, terlebih urusan agama. 

Tanpa kesyukuran semuanya nothing, dengan kesyukuran Allah akan menambah yang lebih dan lebih aamiin

— 1 week ago
"Yakinlah Allah tidak akan memberi mu cobaan diluar kemampuan hambanya, Ya Saya yakin! bismillah semoga barokah aamiin"
— 1 week ago with 1 note

Stereo Hearts - Adam Levine

— 1 week ago
"Bersyukur saja ketika ada seseorang yang membenci dirimu itu tandanya kau sedang dalam perhatiaanya"
— 2 weeks ago with 1 note

Lebaran 1435 H

— 2 weeks ago
"Ketika kau terlalu sibuk memikirkan diri sendiri saat itu pula kau kehilangan teman dekatmu"
Reality
— 1 month ago
"Janganlah sesekali kau mengharapkan kebaikan orang lain, akan lebih baik ketika kau dapat menciptakan kebaikan itu untuk orang lain"
— 1 month ago
"Ketika hasilmu yang telah kau perjuangkan mati-matian tak sesuai dengan keinginanmu, ingatlah qadar Allah selalu lebih baik, Allah maha mengetahui setiap kebutuhan para hambanya."
— 1 month ago